Jumat, 17 Juni 2011

Cara Membuat Daftar Isi Otomatis

  1. Pastikan bahwa Judul atau tulisan yang ingin di tampilkan pada Daftar Isi menggunakan format Heading 1, Heading 2 atau Heading 3 sesuai dengan kelasnya masing – masing.
Contoh ; Untuk Judul Bab menggunakan format Heading 1. Untuk Subbab menggunakan format Heading 2.
Selain itu, letakkan kursor anda pada halaman di mana akan dimunculkan Daftar Isi. Contoh :



  1. Setelah semua sesuai, klik menu Insert, submenu Reference => Index and Table. Maka akan muncul kotak Index and Table seperti pada gambar berikut :


  1. Pada kotak klik tab Table of Contents, lalu kotak tersebut akan berisi :
    1. Format                          => Memilih bentuk daftar isi yang diinginkan.
    2. Show Page number        => Untuk menampilkan / menghilangkan halaman
    3. Print Preview                 => Untuk menampilkan bentuk daftar isi sementara
    4. Right align page number => Untuk membuat halaman rata kanan
    5. Tab leader                     => Untuk memilih karakter penghubung judul dengan halaman
    6.  Show level                  => Untuk mengatur jumlah kelas pada Daftar Isi
    7.  Show Outlining toolbar => Untuk menampilkan toolbar pembuatan Daftar Isi
  1. Jika sudah selesai, klik Ok. Maka akan muncul Daftar Isi dengan tampilan sesuai dengan apa yang anda inginkan. Contoh Gambar :


Selesai

Kamis, 16 Juni 2011

Cara Membuat Grafik Pada Ms Excel 2003

  1. Blok nilai data yang ingin di buat Grafik
  2. Klik menu Insert, Submenu Chart. Seperti gambar di bawah ini :
 

  1. Maka akan tampak kotak Chart Type seperti di bawah ini :

  1. Pada kotak ini, anda dapat memilih bentuk Grafik yang anda inginkan. Misal Column. Setelah itu klik Next.
  2. Maka muncul kotak Chart Source Data seperti gambar di bawah ini :

  1. Namun pada kotak tersebut terlihat bahwa sumbu x Axis masih belum sesuai. Maka untuk menyesuaikannya, kita dapat mengisi kotak Category X Axis Labels dengan data range yang ingin anda tampilkan pada sumbu x axis grafik anda. Misal Data Range pada kolom Nama.
  2. Sedangkan untuk mengubah Keterangan Warna pada Grafik, anda dapat meng-klik Series (1-4) pada kotak Series. Dan untuk mengubahnya, anda dapat mengisi Kotak Name dengan nama kolom yang ingin anda gunakan.
Misal Series 1, Name di isi =Sheet1!$H$8. Maka akan Series 1 akan berubah menjadi UTS. Seperti Pada gambar di bawah ini :

  1. Setelah itu Klik Next. Maka akan muncul kotak Chart Option seperti gambar di bawah ini :

  1. Pada kotak ini, di tab Titles anda dapat mengisi Judul Grafik pada Chart title. Dapat mengisi judul sumbu x pada Category (X) axis, sedangkan untuk Judul sumbu y dapat di isi pada Value (Y) axis. Lalu klik Next, maka akan muncul Kotak Chart Location seperti pada gambar di bawah ini :

  1. Pada kotak ini anda dapat memilih tempat meletakkan Grafik yang sudah anda buat. Jika sudah, klik Finish. Maka akan tampak hasilnya sbb :

Selesai


Tambahan :
Anda dapat mengkreasikan Grafik anda menjadi lebih baik dengan bantuan kotak Chart yang muncul ketika anda meng-klik Grafik tersebut. Contohnya :
  1. Klik Format Chart Area. Di sana terdapat
    1. Tab Patterns yang memiliki subtab Border (untuk mengatur border grafik) dan Area (untuk mengatur warna bagian luar Grafik).
    2. Tab Font yang dapat digunakan untuk mengatur huruf yang ada di dalam grafik.
    3. Tab Properties
  2. Klik tanda panah di samping toolbar Chart Type untuk mengubah bentuk Grafik dengan cepat.
  3. Toolbar Legend, untuk menampilkan/menghilangkan keterangan pada grafik
  4. Toolbar Data Tabel, untuk menampilkan/menghilangkan tabel data yang anda gunakan untuk membentuk grafik.
  5. Toolbar By Row dan By Column berfungsi untuk mengubah posisi data pada Grafik.
  6. Toolbar Angel Clockwise dan Angel Counter Clockwise berfungsi untuk mengubah kemiringan tulisan.

Senin, 13 Juni 2011

Jangan Lupakan Ibumu

            Pada suatu hari, ada seorang gembel yang masih sangat kecil. Dia tahu dan selalu ingat kalau hari ini adalah ulang tahun Ibunya. Dan dia ingin membelikan setangkai mawar merah untuk Ibunya, sebagai kado ulang tahun. Lalu segera saja setelah ia mengamen kesana – sini dan mengumpulkan uang, ia pergi ke toko bunga.

            Di saat itu juga, ada seorang Businessman yang membeli bunga di toko yang sama dengan tempat gembel kecil itu membeli mawar merah. Businessman itu membeli bunga sebagai kado ulang tahun Ibunya, dan ia berkata kepada pengantar bunga ”Pak tolong antarkan bunga ini ke alamat ini” sambil menyodorkan secarik kertas. Ia melakukan itu karena ia merasa bahwa ia sangat sibuk dan belum punya waktu untuk menjenguk Ibunya.

            Namun tiba – tiba saja, setelah keluar dari toko bunga Bisnisman itu melihat seorang Gembel kecil menangis.

Lalu ia berkata ”Kenapa kamu menangis”.
Dan Gembel itu menjawab ”Aku ingin membeli mawar merah untuk kado ulang tahun ibuku, tapi uangku tidak cukup”.

Seketika, Businessman itu masuk kembali ke toko dan membelikan Gembel kecil itu mawar merah, persis seperti yang ia inginkan. Dan mereka berdua pergi menuju ke suatu tempat dimana Ibunya berada. Setelah tiba, Businessman itu terkejut. Ia sangat bingung.

Lalu ia berkata ”Dimana Ibumu?”
Gembel menjawab ”Itu, ada di sana”, sambil menunjuk Gundukan Tanah ber-Nisan.
Dan ia langsung berlari ke tempat yang ia tunjukkan. Ke tempat dimana Ibunya tidur untuk selamanya.
Sumber Gambar : xxx



            Setelah sampai di dekat makam ibunya, Gembel itu berkata seolah – olah ia sedang berbicara langsung dengan Ibunya ”Ma, mama. Ini bunga mawar kesukaan mama. Om tadi ma yang belikan mawar ini. Om itu baik sekali. Mama baik – baik ya di surga”. Tentunya Businessman itu terenyuh dengan apa yang ia lihat dan ia dengar pada saat itu.

Di sisi lain, di rumah Ibu dari Businessman itu tiba – tiba saja terdengar seseorang mengetuk pintu. Setelah Ibu itu membuka pintu, ternyata tidak ada siapa – siapa. Dan beliau hanya melihat terdapat bunga yang sangat indah yang tergeletak di lantai. Yang tentu saja dari anaknya sebagai kado ulang tahun. Langsung saja Ibu itu mengambil rangkaian bunga tersebut. Namun tiba – tiba saja, pundaknya di tepuk.

Seketika ia menengok ke belakang, dan ia melihat anaknya yang sudah besar dan sudah lama tidak pulang. Ibu itupun langsung meneteskan air mata karena senang. Dan akhirnya mereka berdua saling berpelukan.


Nahh,, dari cerita ini kita dapat menyimpulkan bahwa jangan sampai kita melupakan ibu meski kita sedang sibuk dengan pekerjaan duniawi. Sesibuk apapun kita, setidak – tidaknya kita harus punya waktu luang untuk menjenguknya. Menjenguk/berziarah akan membuatnya sangat senang.

Dan jangan sampai kau berbuat sesuatu yang dapat membuat Ibumu meneteskan air mata. Karena jika itu terjadi, maka kita akan memperoleh dosa yang sangat besar.

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best CD Rates